|
Sunday, 05 September 2010 14:54 |
|
Pbhmi.NET—Bogor, Tepat Pada tanggal 25 Ramadhan 1431 H yang bertepatan dengan tanggal 4 September 2010 pada hari Sabtu kemarn, HMI cabang Bogor menggelar buka bersama dengan alumni dan waga sekitar sekretariat HMI Cabang Bogor yang bertempat di Mushola Al Amien, yang lokasinya sekitar 200 meter dari Sekretariat.
|
|
Read more...
|
|
Sunday, 05 September 2010 08:19 |
|
Yakin usaha sampai, akhirnya tidak sia-sia usaha keras yang selama ini dilakukan oleh pengurus KORKOM Makassar Selatan, planning untuk membentuk komisariat baru yang telah digadang-gadang selama beberapa bulan lalu akhirnya bisa terwujud didalam bulan ramadhan yang penuh berkah ini, setelah melakukan perbincangan serius dengan beberapa kader HMI MPO dari fakultas Sospol dan fakultas Ekonomi Unismuh maka disepakati untuk segera membentuk komisariat baru pada kedua fakultas tersebut sekaligus meminta kesediaan mereka untuk mengawal komisariat di fakultasnya masing-masing, berdasarkan hasil musyawarah teman-teman lalu dicapai kata sepakat untuk memberi nama Komisariat AL FARABI pada fakultas Sospol dan Komisariat IBNU KHALDUN pada fakultas Ekonomi, pihak KORKOM Makassar selatan telah mengajukan surat permohonan SK ke Cabang dan Alhamdulillah berselang beberapa hari Pengurus HMI Cabang Makassar akhirnya mengeluarkan surat keputusan (SK) pembentukan komisariat baru pada kedua fakultas tersebut yang sekaligus menandai terbentuknya Komisariat AL FARABI dan Komisariat IBNU KHALDUN secara sah, dengan status sebagai komisariat persiapan maka masing-masing pengurusnya baru berjumlah tiga orang, untuk Komisariat AL FARABI masing-masing dikawal oleh Irman Salaputa sebagai Ketua Umum Agustamin sebagai Sekretaris Umum dan Rustam sebagai Bendahara Umum sedangkan Komisariat IBNU KHALDUN sendiri masing-masing dinahkodai oleh Sahrir selaku 01 (Ketum) Zulfadli selaku 02 (Sekum) serta Irwan selaku 03 (Bendum). Pengurus KORKOM Makassar Selatan dan seluruh stake holder HMI Cabang Makassar sangat mengharapkan agar ke dua komisariat baru ini mampu mengakselerasi diri disegala lini agar mampu menjadi komisariat yang besar dan maju di wilayah HMI Cabang Makassar dan secara khusus kami dari pengurus Korkom Makassar Selatan mengucapkan terimakasih kepada segenap pihak yang telah membantu terwujudnya pembentukan 2 komisariat baru ini. Salam hangat untuk seluruh generasi ulul albab dan yakin usaha sampai. |
|
Saturday, 04 September 2010 02:44 |
|
Jakarta, pbhmiNet-Ketua DPR RI, Marzuki Alie mendapat penghargaan Humanitarian Award For Supporting Palestinian Rights dari Voice Of Palestina (VOP) Penghargaan tersebut diberikan bertepatan dengan peringatan Al-Quds Day yang diselenggarakan oleh VOP dan HMI Cabang Jakarta Selatan, Kamis (2/9) di Wisma Syahida UIN Jakarta.
|
|
Read more...
|
|
Saturday, 04 September 2010 02:24 |
|
Jakarta, pbhmiNet-HMI MPO Cabang Jakarta Selatan bekerjasama dengan Voice Of Palestine (VOP), Kamis (2/09) kemarin, sukses mengadakan peringatan Hari Internasional Al Quds di Wisma Syahida UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Acara yang dihadiri tak kurang dari 200 peserta ini, juga turut dihadiri oleh Ketua DPR RI, Marzuki Alie. Dalam kesempatan itu, Marzuki mendapatkan penganugerahan Humanitarian Award For Supporting Palistian Right.
|
|
Read more...
|
|
Wednesday, 01 September 2010 07:19 |
|
Jarum jam telah menunjukkan pukul 21.00 WITA, perlahan satu per satu kader HMI mulai mendatangi markas agung (sekretariat) Korkom Makassar Selatan, orang yang termasuk pertama datang mengendarai motor, kepada penghuni sekret, ia mengaku tinggal di tempat yang jauh dari sekret sehingga ia harus menggunakan kendaraan untuk datang, lalu beberapa orang lagi datang menyusul dengan berjalan kaki. Tak berapa lama markas agung yang tadinya lengang mulai terasa riuh oleh perbincangan teman-teman, ada apa gerangan? Ternyata malam itu pengurus Korkom telah mengagendakan diskusi kelembagaan yang secara tidak sengaja dibagi kedalam dua sesi, sesi pertama mengangkat tema “kompleksitas perjuangan HMI” yang dibawakan langsung oleh orang nomor dua di HMI Cabang Makassar (pak sekum, akhi Hasan Basri) setelah menunggu beberapa menit, diskusipun dimulai, selama pemaparannya, pemateri lebih banyak menyinggung alasan yang melatarbelakangi berdirinya HMI, menurutnya, ketiga alasan yang melatarbelakangi berdirinya HMI yakni faktor keislaman, kemahasiswaan, dan kebangsaan harus dibaca berdasarkan konteks kita hari ini agar semangat militansi tetap terjaga, metode perjuangan boleh beda tapi semangat juang tidak boleh luntur, imbuhnya. Sedari awal pengurus Korkom memang telah berpesan kepada pemateri agar lebih banyak memberikan siraman doktrin ke HMI an kepada peserta diskusi mengingat belakangan ini kelesuan berlembaga mulai menghinggapi beberapa kader, peserta diskusi terlihat antusias dan sangat menikmati suasana forum bahkan ada diantara mereka yang sampai bertanya lebih dari satu kali. Adapun untuk sesi kedua yang diadakan pada malam selanjutnya dengan tema “HMI dan wacana perubahan sosial” yang dipandu oleh ketua Korkom Makassar Selatan, diskusi lebih banyak diarahkan kepada beberapa grand tema yang pernah ditawarkan HMI sebagai wacana perubahan mulai dari Revolusi Sistemik hingga gerakan tamadduni, dan yang paling ter up to date, gerakan kemandirian bangsa. Disela-sela diskusi seorang peserta bertanya mengenai tema HMI yang sering berubah dari beberapa periode kepengurusan yang lalu ditanggapi oleh fasilitator diskusi bahwa perubahan tema yang terjadi merupakan bukti ketajaman HMI dalam membedah realitas kekinian, sebuah realitas yang berbeda tidak mungkin diatasi dengan solusi klasik walaupun tetap ada nilai universal yang perlu diperhatikan sehingga HMI dituntut pandai mendiagnosa realitas agar ia mampu menggulirkan wacana perubahan yang tepat. Diskusi berlangsung hingga tengah malam (pukul 24.00 WITA) namun beberapa peserta diskusi sama sekali tidak terpengaruh oleh rasa ngantuk yang biasanya menyerang malah mereka semakin larut dalam asyiknya diskusi.
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
|
Page 1 of 30 |