Jakarta, pbhmiNET -- 18/6/10 Direktur Lembaga Seni dan Budaya PB HMI, Qusthan Abqary, menjadi pembicara dalam Dialog Budaya Manifesto Seni Islam Kontemporer di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Qusthan Abqary menyampaikan makalah berjudul Membayangkan Kesenian Islam yang merupakan saduran dari Manifesto Kebudayaan HMI yang dipublikasi pada 17 Jumadil Awwal 1431 H / 1 Mei 2010 lalu.
Qusthan menyatakan, "Dengan segala kerendahan hati, bila politik adalah seni mengenai segala kemungkinan, maka seni dan budaya ialah politik yang ditunda, khususnya oleh rezim pemerintahan minimalis yang melepas relung kebudayaan ke dalam mekanisme pasar bebas. Rezim pemerintahan minimalis tidak peduli bahwa seni dan kebudayaan (tradisional) bukan hanya aset, tetapi juga identitas warga bangsa di panggung dunia.
Dialog tersebut merupakan rangkaian dari Musyawarah Nasional II Partai Keadilan Sejahtera 17-21 Juni 2010.| < Prev | Next > |
|---|

