Hikmah apa ketika ada salah seorang pengurus cabang mabit (menginap) beberapa hari di sekretariat PB HMI? Tentu saja banyak sekali hikmah yang bisa dipetik darinya. Selain mendekatkan secara emosional antara cabang yang bersangkutan dengan para personel PB HMI, intensitas interaksi tersebut juga menjadi media bagi penyaluran aspirasi dari cabang yang bersangkutan sekaligus media transformasi grand tema PB ke Cabang.
Ia adalah bernama Moh. Maarif Sza, Ketua Bidang Penelitian Pengembangan dan Pengkajian HMI Cabang Lebak, Jawa Barat, selama lima hari sengaja menginap di sekretariat PB HMI dengan maksud lebih mendekatkan diri ke PB HMI. Syahri, panggilan Moh. Maarif Sza, sempat juga mengisi acara kultum (kuliah tujuh menit) ba’da sholat Maghrib yang menjadi tradisi PB HMI. Menyitir salah satu ayat dalam surat Al-baqoroh mengenai persatuan, Syahri menyampaikan pentingnya kekuatan jamaah untuk membangun dan mengembangkan dakwah HMI.
Lebih lanjut Syahri, yang kuliah di STAI Bana, Menes, Lebak tersebut memaparkan empat visi gerakan yang dikembangkan oleh HMI Cabang Lebak dalam berdakwah: 1). Religious missionary (gerakan keagamaan, amar makruf nahi munkar); 2). Intelektual missionary (gerakan intelektual); 3). Sosial kemasyarakatan missionary (menjalin kemitraan dengan masyarakat); dan 4). Ekonomic missionary (gerakan ekonomi dalam rangka membangun kemandirian bangsa).
| < Prev | Next > |
|---|

