Tools
A+ R A- wide normal
  • Skip to content

logo

  • Home
  • Profil
    • Salam Ketua Umum
    • Sejarah HMI
    • Tema Kepengurusan
    • Struktur Pengurus
    • Profil Pengurus
    • Profil Cabang-cabang
      • Cabang-cabang Utara
      • Cabang-cabang Barat
      • Cabang-cabang Tengah
      • Cabang-cabang Timur
      • Cabang-cabang Sumatra Raya
      • Cabang-cabang Papua
    • Kontak Kami
  • Lembaga
    • LDMI
      • Tentang LDMI
      • Taushiyah
      • Kuliah Jumat
    • LSB
      • Tentang LSB
      • Cerpen
      • Puisi
      • Slilit
  • Aktivitas
    • Pernyataan Sikap
    • Kegiatan PB HMI
    • Kegiatan Cabang
    • Kliping Media
    • Foto Kenangan
  • Artikel
    • Opini
    • Pidato
    • Kolom Ketua
  • Beasiswa & Seminar
    • Beasiswa
    • Seminar
  • Download
    • Hasil Kongres XXVII
    • Lagu Perjuangan
    • Buku Tentang HMI
  • Buku Tamu
  • Pustaka
Berita Terhangat
Sikap Nilai HMI : Oleh: Bahrul Amsal Merujuk pada Anthony Giddens...
Korupsi: Rakyat Tertindas Pejabat Terbahak : Berbicara tentang korupsi di negeri ini sudah san...
Krisis Kritis Mahasiswa : Oleh: Rusdy (Kader HMI Komisariat Fakultas Adab Da...
Masyarakat Sipil dan Demokratisasi Lokal : Oleh : Nurul Huda*) Pasca reformasi ekspresi m...
Tambang Emas Poboya; Antara Investasi dan Kerusaka... : Oleh: Mahadin Hamran (Ketua Umum HMI-MPO Cabang Pa...
Indonesia dan Masyarakatnya yang Hilang : Oleh: Bahrul Amsal (Ketua Komisi Pengembangan Inte...
Tangkaplah Pula Bajing yang Lain : Oleh: Alto Makmuralto (Novelis, Ketua Umum PB H...
Tradisi Intelektual Islam : Oleh: Mahadin Hamran (Ketua Umum HMI-MPO Cabang Pa...
Secara Substansi Kita Belum Merdeka: Refleksi HUT ... : Oleh: Zulkifli Abdullah (Kader HMI-MPO Cabang Mak...
Membumikan Nilai Ramadhan : Oleh: Zaenal Abidin Riam   Perputaran waktu kemb...

Buku

Masa Depan Tuhan

Masa Depan Tuhan

Oleh: Komaruddin Hidayat ...

SUSNO “SANG PRESIDEN”.

Wednesday, 10 March 2010 12:20
Tweet
Susno_DuadjiJakarta, 10/03/10. Susno “Sang Presiden”. Begitulah Kira-kira kesimpulan kalimat yang dilontarkan salah seorang Tokoh Mantan Ketua Umum PB HMI era Tujuh Puluhan, Pada acara Bedah Buku : “Bukan” Testimoni Susno.

Ridwan Saidi, mantan Ketua Umum PB HMI, menyebut dulunya ia adalah seorang yang paling membenci Susno Duaji, tetapi setelah membaca dan mempelajari lebih lanjut buku Bukan Keterangan Susno Duaji, ia meyakini Susno adalah seorang yang benar dan berani mengatakan yang benar.

"Ia adalah polisi bersih yang jujur dan berani, jabatan Kapolri terlalu kecil ditujukan untuknya, ia lebih pantas menjadi seorang presiden," tuturnya.
Ia juga menilai, presiden Indonesia saat ini, SBY sudah seharusnya turun dari jabatannya, karena bertanggung jawab terhadap
Pengucuran bail out Bank Century senilai Rp 6,7 triliun.

"Rp 500 miliar saja harus dengan seijin presiden, ini Rp 6,7 triliun, SBY jangan berlaga dungu seperti tidak tahu apa-apa," serunya.
Sementara itu seorang aktivis petisi 78, Hatta menyatakan pendapat yang serupa, ia memuji keberanian dan kejujuran Susno yang membeberkan 5 kebohongan Kapolri dalam buku Bukan Testimoni Susno Duaji.

Selain Ridwan dan Hatta, puluhan orang yang menghadiri acara Bedah Buku Bukan Testimoni Duaji, mengelu-elukan Susno, dan keberaniannya membongkar ke publik fakta sebenarnya dibalik skandal besar Bank Century.

Dengan sikap tegas yang ditunjukkan oleh Susno Duadji selama ini yang selalu menuai Kritikan, Tuduhan, Bahkan Kecaman langsung kepada dirinya, membuat diri seorang Susno kian makin tegar mengahadapi badai yang terus menerpa dirinya, walaupun pada akhirnya harus menanggalkan jabatannya.

Pada acara bedah buku ini Susno juga mengatakan Kasus Century hari ini sudah terbuka secara terang benderang, Bak permainan sepak bola, bola kini sudah dihantarkan pada titik kotak pinalti, tinggal siapa yang akan menendang bola tersebut supaya gol. (Hery**)

 

< Prev   Next >
Joomla 1.6
HMI MPO on Facebook | Milis HMI MPO | Milis Cabang | Web Mail PB HMI | Redaksi
PBHMI.Net @2011