Masa kerja Pansus Hak Angket kasus Bank Century telah memasuki tahap akhir. Masing-masing fraksi partai politik yang menjadi anggota Pansus juga telah menyampaikan pandangan sementara mengenai kasus Century. Di lain pihak, pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono juga sudah melakukan berbagai upaya demi mengamankan kepentingan kekuasaannya, baik berupa ancaman reshuffle anggota kabinet dari partai koalisi maupun dengan lobi-lobi politik tingkat tinggi.
Terkait keinginan rakyat untuk penuntasan kasus Bank Century tersebut sampai ke akar-akarnya, rekomendasi akhir Pansus harus dapat menjawab segala tuntutan masyarakat tersebut. Patut disayangkan, hingga saat ini Pansus Century belum dapat mengungkap rincian aliran dana talangan yang merugikan keuangan negara sebesar 6,7 triliun rupiah tersebut. Akibatnya, penikmat dana talangan, yang diduga adalah para penyuplai dana kampanye salah satu Parpol pemenang pemilu akan absen dalam rekomendasi akhir Pansus pada sidang paripurna DPR tanggal 2 Maret mendatang.
PB HMI-MPO menilai, kegagalan Pansus dalam mengungkap kasus Bank Century ini tentunya akan menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di Indonesia. Jika kasus ini tidak terungkap, di masa yang akan datang, kasus-kasus korupsi yang melibatkan pejabat tinggi negara akan sulit dibongkar.
Untuk itu PB HMI-MPO mendesak, agar dalam rekomendasi terakhirnya, Pansus hak angket Bank Century menyatakan secara tegas individu-individu yang bertanggungjawab terhadap pengucuran dana talangan terhadap Bank Century tersebut.
Maka dengan ini, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI-MPO) mendesak kepada:
- Pansus hak angket Bank Century untuk secara tegas mengungkap dan menyebutkan individu-individu yang diduga harus bertanggungjawab dalam proses pengucuran dana talangan terhadap Bank Century dan mengungkap misteri aliran dana tersebut.
- Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk mundur dari jabatannya, karena masing-masing harus bertanggungjawab atas kerugian keuangan negara akibat adanya pengucuran dana talangan terhadap Bank Century.
- Presiden SBY bertanggungjawab terhadap kebijakan yang mengakibatkan terjadinya skandal Bank Century. Oleh karena itu, Presiden SBY harus bertanggung jawab untuk mengungkap kasus ini secara tuntas sebagai bukti kepada rakyat bahwa Ia anti-korupsi.
- Kami menantang SBY untuk melakukan kontrak politik dengan rakyat. Jika Ia terbukti secara sah dan meyakinkan tersangkut dalam perampokan uang rakyat melalui Bank Century, Ia harus dengan sukarela untuk mundur.
Jakarta, 01-Maret-2010
M. Chozin Amrullah
Ketua Umum PB HMI (MPO)
Kontak: 081213881128
Pengurus Besar HMI-MPO (Himpunan Mahasiswa Islam – Majelis Penyelamat Organisasi
Sekretariat: Jl. Saharjo Gg. Sawo III, RT 10 RW 09 no. 10, Manggarai Selatan, Tebet, Jakarta Selatan 12860
Phone/fax: 021- 8353420 Email: This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it . Situs: www.pbhmi.net
| < Prev | Next > |
|---|

