Tools
A+ R A- wide normal
  • Skip to content

logo

  • Home
  • Profil
    • Salam Ketua Umum
    • Sejarah HMI
    • Tema Kepengurusan
    • Struktur Pengurus
    • Profil Pengurus
    • Profil Cabang-cabang
      • Cabang-cabang Utara
      • Cabang-cabang Barat
      • Cabang-cabang Tengah
      • Cabang-cabang Timur
      • Cabang-cabang Sumatra Raya
      • Cabang-cabang Papua
    • Kontak Kami
  • Lembaga
    • LDMI
      • Tentang LDMI
      • Taushiyah
      • Kuliah Jumat
    • LSB
      • Tentang LSB
      • Cerpen
      • Puisi
      • Slilit
  • Aktivitas
    • Pernyataan Sikap
    • Kegiatan PB HMI
    • Kegiatan Cabang
    • Kliping Media
    • Foto Kenangan
  • Artikel
    • Opini
    • Pidato
    • Kolom Ketua
  • Beasiswa & Seminar
    • Beasiswa
    • Seminar
  • Download
    • Hasil Kongres XXVII
    • Lagu Perjuangan
    • Buku Tentang HMI
  • Buku Tamu
  • Pustaka
Berita Terhangat
Sikap Nilai HMI : Oleh: Bahrul Amsal Merujuk pada Anthony Giddens...
Korupsi: Rakyat Tertindas Pejabat Terbahak : Berbicara tentang korupsi di negeri ini sudah san...
Krisis Kritis Mahasiswa : Oleh: Rusdy (Kader HMI Komisariat Fakultas Adab Da...
Masyarakat Sipil dan Demokratisasi Lokal : Oleh : Nurul Huda*) Pasca reformasi ekspresi m...
Tambang Emas Poboya; Antara Investasi dan Kerusaka... : Oleh: Mahadin Hamran (Ketua Umum HMI-MPO Cabang Pa...
Indonesia dan Masyarakatnya yang Hilang : Oleh: Bahrul Amsal (Ketua Komisi Pengembangan Inte...
Tangkaplah Pula Bajing yang Lain : Oleh: Alto Makmuralto (Novelis, Ketua Umum PB H...
Tradisi Intelektual Islam : Oleh: Mahadin Hamran (Ketua Umum HMI-MPO Cabang Pa...
Secara Substansi Kita Belum Merdeka: Refleksi HUT ... : Oleh: Zulkifli Abdullah (Kader HMI-MPO Cabang Mak...
Membumikan Nilai Ramadhan : Oleh: Zaenal Abidin Riam   Perputaran waktu kemb...

Buku

Masa Depan Tuhan

Masa Depan Tuhan

Oleh: Komaruddin Hidayat ...

Siapkah Pengusaha Makassar Hadapi Pasar Bebas?

Thursday, 25 February 2010 12:43
Tweet

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Makin banyaknya produk China masuk ke Indonesia dan khususnya di Makassar pada satu sisi mengancam perekonomian. Namun di sisi lain juga menguntungkan. Tapi apapun dampaknya, apakah pengusaha Makassar siap menghadapinya?

Pokok pikiran itulah yang menjadi pembahasan pada semaninar sehari mengenai AFTA dan CAFTA di Gedung PKP Kampus Unhas, Tamalanrea, Kamis (25/02/2010). HMI (MPO) Cabang Makassar bertindak sebagai panitia.

Tampil sebagai pembicara yakni Ketua Kadin Sulsel M Zulkarnain Arief, dosen Unhas Dr Indraswati Tri Abdi Reviane, dan Ketua HIPMI Makassar Andi Troy Martino.

Menurut Indraswati, pasar bebas bisa berdampak amat buruk bagi perekonomian Indonesia jika produk lokal kalah bersaing dalam hal efisiensi proses produksi. Efisiensilah yang membuat produk luar, semisal yang datang dari China, bisa dijual lebih murah dibanding produk lokal. Indraswati mengingatkan, jika ini tidak ditangani lebih jeli dan lebih cepat, bukan tidak mungkin banyak perusahaan di Indonesia akan bangkrut karena produknya kurang terserap di pasar.(*)

 

Sumber: Tribun Timur, Kamis, 25 Februari 2010 | 17:27 WITA

URL: http://www.tribun-timur.com/read/artikel/81165/Siapkah_Pengusaha_Makassar_Hadapi_Pasar_Bebas

< Prev   Next >
Joomla 1.6
HMI MPO on Facebook | Milis HMI MPO | Milis Cabang | Web Mail PB HMI | Redaksi
PBHMI.Net @2011